文章
  • 文章
永利集团

Irman Gusman siap hadapi praperadilan besok

2016年10月17日下午5:39发布
2016年10月17日下午5:47更新

Tersangka kasus suap gula impor Irman Gusman meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta,Selasa(11/10)。 Foto oleh Akbar Nugroho Gumay / ANTARA

Tersangka kasus suap gula impor Irman Gusman meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta,Selasa(11/10)。 Foto oleh Akbar Nugroho Gumay / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Pengacara mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah(DPD)RI Irman Gusman,Razman Nasution,mengatakan kliennya siap menghadapi sidang perdana praperadilan yang akan dimulai Selasa,18 Oktober 2016。

“Kami siap untuk praperadilan tersebut.Kami berharap KPK(Komisi Pemberantasan Korupsi)besok juga sudah siap,”kata Razman saat dihubungi di Jakarta,Senin 17 Oktober 2016。

Sidang praperadilan rencananya akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada pukul 09.00 wib。 “Agendanya pembacaan permohonan praperadilan dari kami,”ucap Razman。

Irman Gusman diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua DPD RI dalam rapat paripurna luar biasa DPD RI yang digelar pada Rabu 5 Oktober。 Dasar pemberhentian Irman adalah statusnya sebagai tersangka。

Seperti diketahui,Irman Gusman dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)di rumah dinasnya di Jalan Denpasar,Jakarta Selatan,Sabtu dinihari,2016年9月17日。

Di rumah tersebut Penyidik KPK menemukan bungkusan berisi uang sebanyak Rp 100 juta。 Uang itu diduga pemberian dari XSS,MMI,dan WS yang malam itu bertamu ke rumah Irman。

Mereka turut ditangkap dan digelandang ke kantor KPK。 Hari itu juga KPK menetapkan Irman Gusman sebagai tersangka。 Ia diduga menerima gratifikasi atas kasus kuota impor gula di Sumatera Barat。

Irman Gusman dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi。

Penetapan tersangka oleh KPK inilah yang membuat Badan Kehormatan DPD kemudian mencopotnys sebagai Ketua DPD pada 2016年9月19日.Posisi Irman sebagai Ketua DPD kemudian digantikan oleh Mohammad Saleh。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com