文章
  • 文章
永利集团

Berita Pilkada DKI:Kamis,2016年10月20日

发布时间2016年10月20日上午8:36
2016年10月27日下午3:58更新

KPUD DKI belum terima surat pengunduran diri Agus-Sylvi

Pasangan calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan calon wakil gubernur Sylviana saat akan menjalani tes bebas narkoba di kantor Badan Narkotika Nasional,Jakarta,Minggu(25/9)。 Foto oleh Puspa Perwitasari / ANTARA

Pasangan calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan calon wakil gubernur Sylviana saat akan menjalani tes bebas narkoba di kantor Badan Narkotika Nasional,Jakarta,Minggu(25/9)。 Foto oleh Puspa Perwitasari / ANTARA

Ketua Komisi Pemilihan Umum(KPU)DKI Jakarta Sumarno mengatakan sampai saat ini duet Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni belum menyerahkan surat pengunduran diri mereka。

“Belum,belum(menerima),”kata Sumarno di Kantor KPU DKI Jakarta,Jalan Salemba Raya,Jakarta Pusat,Kamis 20 Oktober 2016.Batas waktu pengunduran diri,Sumarno melanjutkan,60 hari setelah KPUD menetapkan pasangan gubernur dan wakil gubernur。

KPUD DKI akan menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Senin,24 Oktober 2016. Sehingga Agus-Sylvi masih memiliki waktu untuk mengurus surat pengunduran dirinya。 Baca berita selengkapnya di sini。

Ruhut akan mundur jadi anggota DPR untuk bantu Ahok kampanye

Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul(tengah)memberikan paparan pada diskusi dan rilis survei dalam Pilgub DKI Jakarta,pada 6 Oktober 2016. Foto oleh Muhammad Adimaja / Antara

Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul(tengah)memberikan paparan pada diskusi dan rilis survei dalam Pilgub DKI Jakarta,pada 6 Oktober 2016. Foto oleh Muhammad Adimaja / Antara

Politisi Partai Demokrat,Ruhut Sitompul,mengatakan akan mundur sebagai anggota DPR RI。 Alasannya? Agar ia bisa lebih totalitas untuk memenangkan pasangan Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI 2017。

“Saya rerance nanti [28 Oktober] akan mengundurkan diri.Karena saya mau fokus,ibarat pepatah aku mandi basah,tidak pernah setengah-setengah,”kata Ruhut。

Ruhut mengatakan keputusan mundurnya itu bukan lantaran akan dikenai sanksi pemecatan dari Dewan Pengawas Partai Demokrat karena dinilai tidak mematuhi perintah partai yang mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni。

“Aku tidak tahu kalau kena sanksi,biarkan saja,anggap saja angin yang sedang berlalu,”ujarnya。 Selengkapnya sini。

Ahok ambil cuti kampanye 28 Oktober 2016-12 Februari 2017

GUGAT CUTI KAMPANYE。 Ahok hadir untuk mengikuti sidang perdana perkara pengujian UU Pilkada Pasal 70(3)Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016,mengenai cuti selama masa kampanye Pilkada yang diajukan sendiri oleh Ahok。 ANTARA FOTO / Muhammad Adimaja / pd / 16

GUGAT CUTI KAMPANYE。 Ahok hadir untuk mengikuti sidang perdana perkara pengujian UU Pilkada Pasal 70(3)Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016,mengenai cuti selama masa kampanye Pilkada yang diajukan sendiri oleh Ahok。 ANTARA FOTO / Muhammad Adimaja / pd / 16

Ketua KPUD DKI雅加达Sumarno mengatakan pihaknya telah menerima surat dari Kementerian Dalam Negeri terkait izin cuti di luar tanggungan negara atas nama Gubernur DKI Jakarta Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama。

“Kami sudah menerima surat resmi dari Menteri Dalam Negeri tentang Izin Cuti di Luar Tanggungan Negara atas nama Basuki Tjahaja Purnama,”kata Sumarno,pada Rabu,19 Oktober。

Dalam surat itu disebutkan izin cuti tersebut sejak 28 Oktober 2016 hingga 12 Februari 2017。

Sebelumnya, Ahok mengajukan permohonan uji materi Pasal 70 Ayat 3 UU No.10 Tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah。 Pasal tersebut mengatur tentang calon petahana yang harus mengambil cuti pada masa kampanye。

Ahok menilai cuti masa kampanye bagi calon petahana seharusnya bersifat可选,bukan wajib。 Sehingga kepala daerah bisa tetap fokus melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya。

Selengkapnya sini。 -Rappler.com