文章
  • 文章
永利集团

Polda Metro Jaya:Penusuk Kapolsek Tangerang diduga juga membawa bom pipa

发布于2016年10月20日上午11点
2016年10月20日上午11:00更新

PELAKU TEROR POLSEK TANGERANG。 Tubuh SA,tergeletak tak jauh dari posko lalu lintas di Cikokol,Tangerang usai menyerang tiga personil polisi pada Kamis,20 Oktober sekitar pukul 07:00 WIB。 Dia ditembak tiga kali di bagian paha dan kaki dan dilarikan ke RS Pol Kramat Jati。 Foto:istimewa

PELAKU TEROR POLSEK TANGERANG。 Tubuh SA,tergeletak tak jauh dari posko lalu lintas di Cikokol,Tangerang usai menyerang tiga personil polisi pada Kamis,20 Oktober sekitar pukul 07:00 WIB。 Dia ditembak tiga kali di bagian paha dan kaki dan dilarikan ke RS Pol Kramat Jati。 Foto:istimewa

雅加达,印度尼西亚 - Polda Metro Jaya masih menelusuri aksi teror penusukan yang menimpa 3 personil Polsek Tangerang pada Kamis pagi,20 Oktober。 Polisi menduga pelaku yang diketahui berinisial SA memiliki kaitan dengan jaringan kelompok teror。

Namun,Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya,Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono mengaku belum bisa memastikan apakah SA betul terkait dengan jaringan ISIS。 Walaupun di pos lantas Cikokol,Tangerang ditemukan satu buah stiker dengan lambang ISIS yang menempel。

“Belum(didiga aksi teror)。 Masih dalam penyelidikan。 Kami masih fokus penanganan korban dulu di rumah sakit,“ujar Awi kepada media pada Kamis di Mapolda Metro Jaya pada Kamis。

Awi menjelaskan dia belum memperoleh数据lengkap mengenai latar belakang pelaku。 Namun,diduga pelaku yang berusia 22 tahun masuk dalam jaringan Daulah Islam di Ciamis tahun 2015.Pelaku diduga sudah sengaja menyasar korban anggota kepolisian。

Insiden penyerangan dan penusukan berawal ketika Kapolsek Tangerang,Komisaris Polisi Effendi dan anggota polisi lain sedang bersiap untuk melakukan pengamanan demonstrasi buruh di depan polisi lalu lintas Yupentek,Jalan Perintis Kemerdekaan,Tangerang sekitar pukul 07:10 WIB。 Tiba-tiba pelaku datang ke lokasi dan menyerang Effendi dan personil kepolisian lainnya。

SA menusuk tiga orang personil polisi,termasuk Effendi。 Dia mengalami luka tusuk di torak jantung dan langsung dilarikan ke RS Siloam。

Dua korban polisi lainnya diketahui Iptu Bambang Haryadi(Kanit Dalmas Restro Tangerang Kota)yang mengalami luka di dada kiri dan punggung kiri。 Bambang telah dirujuk ke RSUD Tangerang。 Korban ketiga adalah Bripka Sukardi(anggota Satlantas Polsek Benteng)yang mengalami luka di punggung kanan dan lengan kanan dan telah dilarikan ke RSUD Tangerang Kota。

Sementara,kondisi pelaku tak sadarkan diri pasca ditembak oleh polisi tiga kali di bagian paha dan kaki。 Pelaku telah ditangkap dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati。

Dari pelaku,polisi mengamankan beberapa barang bukti yaitu:

  • 1 buah senjata tajam jenis pisau
  • 1 buah senjata tajam jenis badik
  • 1 buah sarung senjata tajam badik
  • 2 buah benda yang diduga bom pipa,yang terletak di pinggir jalan dan di pinggir kali
  • 1 tas berwarna hitam
  • 1 buah sorban putih
  • 1 buah stiker yang menempel di pos lalu lintas

- Rappler.com