文章
  • 文章
永利集团

Atlet angkat besi Sri Wahyuni beri perak pertama untuk Indonesia

发布时间2016年8月7日上午8:58
已更新2016年8月7日上午9:32

Sri Wahyuni saat meraih medali perak untuk kelas 48 kg putri cabang angkat besi,pada Minggu,7 Agustus 2016.截图

Sri Wahyuni saat meraih medali perak untuk kelas 48 kg putri cabang angkat besi,pada Minggu,7 Agustus 2016.截图

雅加达,印度尼西亚 - 印度尼西亚meraih medali perak pertama di Olimpiade Rio 2016.Atlet angkat besi,Sri Wahyuni,mempersembahkan medali perak di kelas 48 kg putri di arena Riocentro,Sabtu,6 Agustus,atau Minggu,7 Agustus WIB。

总angkatan Sri adalah 192 kg(85 kg Snatch dan 107 kg Clean&Jerk)。

Angkatan 升降机 21 tahun itu masih lebih ringan 8 kg dari angkatan atlet Thailand,Sopita Tanasan,yang sejumlah 200 kg(92 kg Snatch dan 108 kg Clean&Jerk)。 Tanasan惩罚meraih medali emas。

Sedangkan atlet日本日本,Hiromi Miyake,membukukan总angkatan 188公斤(81公斤Snatch dan 107 Clean&Jerk)。

Wahyuni,yang berat badannya lebih ringan dari Tanasan,mencoba angkatan Clean&Jerk terakhir 115 kg untuk bisa meraih emas,namun gagal sehingga harus puas dengan medali perak。

“Sri Wahyuni memang banyak kemajuan khususnya setelah kita berlatih di Afrika Selatan bulan lalu,”kata manajer tim angkat besi Indonesia,Alamsyah Wijaya。

Sri Wahyuni bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi,pada 7 Agustus 2016. Foto dari Kemenpora

Sri Wahyuni bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi,pada 7 Agustus 2016. Foto dari Kemenpora

“Saya menyaksikan langsung,semangat juang Sri Wahyuni perlu diikuti atlet-atlet Indonesia lainnya,”kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi。

(BACA: )

Medali emas untuk Raja泰国

Peraih medali emas kelas 48公斤putri,Sopita Tanasan,mempersembahkan medali emasnya untuk Raja Thailand Bhumibol Adulyadej yang kini tengah sakit。

“Saya mendedikasikan medali ini untuk raja kami。 Inilah cari泰国,“kata Tanasan kepada记者。

Ia menjadi atlet perempuan keempat泰国杨mendapatkan medali emas Olimpiade sepanjang sejarah。

Raja Thailand yang kini berusia 88 tahun tengah sakit-sakitan。 Ia harus duduk di kursi dan belum pernah terlihat di mata publik sejak hampir setahun lamanya。

Tanasan mengaku kaget dengan upaya Sri yang mencoba mengangkat beban 115 kg Clean&Jerk。

“Saya kaget ketika ia [Sri] mencobanya,tapi saya masih sangat yakin bahwa saya akan menang,”kata Tanasan。

Sementara itu,Sri mengatakan,“Saya pikir saya dapat melakukannya,tapi tidak berhasil”。 -Rappler.com