文章
  • 文章
永利集团

Peran penting pelatih Indonesia di dunia bulu tangkis

发布于2016年8月18日下午3:49
2016年8月18日下午3:53更新

Pebulu tangkis Tontowi Ahmad(kanan)dan Liliyana Natsir meluapkan kegembiraannya saat mengalahkan pasangan merebut emas di nomor ganda campuran bulu tangkis Olimpiade Rio 2016 pada 17 Agustus 2016. Foto oleh Mike Blake / Antara / Reuters

Pebulu tangkis Tontowi Ahmad(kanan)dan Liliyana Natsir meluapkan kegembiraannya saat mengalahkan pasangan merebut emas di nomor ganda campuran bulu tangkis Olimpiade Rio 2016 pada 17 Agustus 2016. Foto oleh Mike Blake / Antara / Reuters

雅加达,印度尼西亚 - Cabang olahraga bulu tangkis selalu menjadi andalan Indonesia untuk mendapatkan medali di setiap ajang Olimpiade。 Tak terkecuali pagelaran Olimpiade tahun ini di Rio de Janeiro,Brasil,di mana pasangan di nomor ganda campuran,pada Rabu,17 Agustus。

Tapi,kemajuan olahraga ini tak sepenuhnya milik para atlet yang berlaga。 Para pelatih双关语turut ambil peran yang tak sedikit dalam memajukan dan mempopulerkan jenis olahraga ini。

Bahkan pelatih bulu tangkis asal Indonesia juga meningkatkan level permainan olahraga ini di kancah dunia sepanjang 50 tahun terakhir。

Pemain bulu tangkis Tiongkok,台湾,Inggris,印度,马来西亚,泰国,日本,加拿大,Swedia,hingga Amerika Serikat双关语pernah dilatih oleh pelatih dari印度尼西亚。

Berikut adalah beberapa pelatih Indonesia yang pernah maupun tengah melatih tim bulu tangkis negara lain,di antaranya:

1. Ardy Wiranata - Kanada dan Amerika Serikat

Ardy Wiranata。 Foto oleh PBDJarum.com

Ardy Wiranata。 Foto oleh PBDJarum.com

Peraih medali perak Olimpiade 1992 - ia dikalahkan oleh sesama pemain Indonesia,Alan Budikusuma - Ardy Wiranata,menjadi pelatih bulu tangkis di pusat pelatihan nasional Kanada sejak 2001. Selanjutnya ia melatih di klub Glencoe,Calgary,Kanada。

Salah satu pemain bulu tangkis yang dilatih Ardy adalah Charmaine Reid,yang memenangkan medali emas ganda putri Pan American 2003 serta perak tunggal dan ganda putri Pan American 2007. Reid juga memenangkan lima Kejuaraan Nasional Kanada antara 2005 hingga 2007,dengan dua kemenangan di tunggal putri dan蒂加迪甘达普特里。

Di Olimpiade 2004,Kanada terhenti di babak 32 besar,dengan salah satu perwakilannya yaitu Charmaine Reid,yang bermain di nomor tunggal dan ganda putri bersama Helen Nichol,walau terhenti di babak tersebut。

Di Olimpiade 2008,perwakilan Kanada terhenti di babak 16 besar,yaitu Anna Rice di tunggal putri dan Mike Beres / Valerie Loker di ganda campuran。

Pada Olimpiade 2012,Michelle Li / Alexandra Bruce meraih peringkat keempat,prestasi terbaik Kanada sejauh ini di Olimpiade,khususnya karena di Olimpiade 2016 perwakilan Kanada tidak lolos seleksi grup。

Sebelum melatih di Kanada,Ardy Wiranata merupakan kepala pelatih tim Amerika Serikat。 Sejak 1998,ia melatih tim Amerika Serikat。 Salah satu pemain bulu tangkis yang dilatihnya yaitu Kevin Han。

Bulu tangkis bukanlah cabang olahraga unggulan Amerika Serikat,tapi Han sempat meraih medali emas Pan American Games 1999 serta emas Pan Am Badminton Championship 2001 nomor tunggaldan ganda putra。 Han juga mengikuti Olimpiade 2000 walau terhenti di babak 16 besar。 Hingga kini Amerika Serikat belum pernah meraih medali untuk cabang olahraga bulu tangkis di Olimpiade。

2. Rexy Mainaky - Inggris,马来西亚,菲律宾,丹印度尼西亚

PASANGAN GANDA BULU TANGKIS。 Ricky dan Rexy menjalani karir yang berbeda usai tak lagi menjadi atlet。 Foto oleh Andika Wahyu / ANTARA

PASANGAN GANDA BULU TANGKIS。 Ricky dan Rexy menjalani karir yang berbeda usai tak lagi menjadi atlet。 Foto oleh Andika Wahyu / ANTARA

Pemain bulu tangkis nomor ganda asal Malaysia,Kien Keat / Boon Heong,takkan mencapai prestasi mereka sekarang tanpa pelatihan dari Rexy Mainaky,yang menjadi pelatih bulu tangkis di Malaysia pada 2005 hingga 2012。

Keat / Heong disebut sebagai pemain bulu tangkis 。 Mereka memenangkan medali emas di Asian Games 2006 dan memenangkan All England 2007. Keduanya hampir menjuarai Kejuaraan Dunia 2010 tapi berhenti di babak final。

Pada Olimpiade 2008,Keat / Heong terhenti di perempat最后的karena dikalahkan Kido / Setiawan dari印度尼西亚。

Pada 2011年9月,Rexy dipindahkan dari posisinya sebagai pelatih ganda putra ke ganda putri karena Keat / Heong minta pelatih baru untuk mengembangkan diri mereka。

Rexy kemudian melatih Chin Eei Hui / Wong Pei Tty,dan atlet lainnya,sebelum berhenti pada 2012 dan pindah ke Filipina。 Belum genap setahun di Filipina,Rexy kembali ke印度尼西亚。

3. Atik Jauhari - 印度尼西亚,Swedia,泰国,丹印度

Atik Jauhari(tengah)saat memberi pengarahan sebelum sesi latihan。 Foto dari Facebook / Atikbadminton

Atik Jauhari(tengah)saat memberi pengarahan sebelum sesi latihan。 Foto dari Facebook / Atikbadminton

Selama 25 tahun,tepatnya sejak 1974,Atik Jauhari menjadi pelatih bulu tangkis di Indonesia。 Pemain bulu tangkis yang dilatihnya saat itu mencakup Liem Swie King,Hastomo Arbi,Icuk Sugiarto,Eddy Kurniawan,Ardy Wiranata,Hermawan Susanto,Fung Permadi,hingga peraih medali emas Olimpiade Indonesia untuk cabang olahraga bulu tangkis tunggal putra,Alan Budikusuma。

Atik juga melatih ganda putra Tjun Tjun / Johan Wahjudi,Imay Hendra / Bagus Setiadi,Bobby Ertanto / Hadibowo,Eddy Hartono / Gunawan,Antonius / Denny Kantono,Tony Gunawan / Halim Haryanto,Candra Wijaya / Sigit Budiarto,Candra Wijaya / Tony Gunawan; hingga peraih medali emas di Olimpiade 1996,Ricky Subagja / Rexy Mainaky。

Selanjutnya Atik melatih di Swedia,dan di bawah asuhannya tim Swedia mencapai babak final Thomas Cup dan Uber Cup di Malaysia pada 2000,menjuarai Kejuaraan Nasional Swedia sebanyak 3 kali,serta menjadi 亚军 Kejuaraan Eropa sebanyak tiga kali。

Atik melatih pula Marina Andrievskaja serta pasangan Par Gunnar Jonsson / Peter Axelsson,dan mereka menjadi 亚军 di Kejuaraan Eropa di Skotlandia。

Atik tidak melatih selama tiga tahun,tapi pada 2006 sampai 2008 ia menjadi pelatih bulu tangkis di Thailand。 Di bawah bimbingannya,Boonsak Ponsana memenangkan Aviva Open新加坡超级系列2007,mengalahkan juara dunia,林丹。

Ponsana menembus Olimpiade 2008,walau terhenti di babak 32 besar karena dikalahkan Kuncoro dari Indonesia。

Pada 2009 hingga 2010,Atik pindah melatih ke India。 Ia memecahkan rekor dengan perannya dalam membawa India menjadi finalis di Commonwealth Games 2010,serta melatih Saina Nehwal menjadi pemain bulu tangkis perempuan peringkat pertama di dunia。

Atlet peraih perunggu di Olimpiade伦敦2012 ini merupakan satu-satunya pemain羽毛球perempuan印度yang meraih peringkat pertama,dan pemain bulu tangkis kedua印度setelah Prakash Padukone杨meraih pencapaian itu。

4. Tong Sin Fu - Tiongkok

Pemain bulu tangkis seperti Lin Dan tidak akan berprestasi sehebat pencapaiannya kini tanpa pelatih Indonesia-Tiongkoknya,Tong Sin Fu。

Tong Sin Fu,atau Tang Xian Hu别名Fuad Nurhadi,lahir di Lampung dan menjadi pemain bulu tangkis Indonesia,walau kemudian pindah ke Tiongkok ketika ia memasuki usia senior。

Sebagai pemain bulu tangkis,Tong Sin Fu tergolong handal,tetapi konflik Tiongkok membuat pria yang juga dikenal sebagai“Thing Hian Houw” - dan menjadikannya diberi nama panggilan“The Thing” - sulit turun di kompetisi internasional。

Sejak akhir 1979,ia menjadi pelatih bulu tangkis dan tiga tahun kemudian menjadi pelatih nasional Tiongkok。 Sekitar lima tahun kemudian,Tong Sin Fu pindah melatih di Indonesia。

Beberapa pemain yang dilatihnya yaitu Icuk Sugiarto,Liem Swie King,dan Hastomo Arbi。 Tong Sin Fu juga mendidik Ardy Wiranata,Alan Budikusuma,dan Hariyanto Arbi。

Tong Sin Fu mendampingi pemain bulu tangkis Indonesia di Olimpiade 1992,di mana Alan meraih medali emas dengan kemenangan atas Ardy,dan Susi Susanti merebut emas。

Pemain Indonesia terakhir yang dilatih Tong Sin Fu adalah Hendrawan,yang pada Olimpiade 2000 meraih medali perak。

Namun,Tong Sin Fu tidak berhenti melatih pemain bulu tangkis。 Ia pindah ke Tiongkok akibat masalah kewarganegaraan。

Pada Olimpiade 2000,hasil pelatihan Tong Sin Fu tampak karena murid-muridnya saling bertarung。 夏玄泽卡拉达里古德拉丹meraih perunggu,sementara Hendrawan kalah dari Ji Xin Peng,yang kemudian meraih emas。

Salah satu pemain bulu tangkis hasil binaannya yang kini terkenal yaitu Lin Dan,yang disebut-sebut sebagai“pemain bulu tangkis terbaik sepanjang masa。”

Saat menjadi juara Piala Thomas 2010,atlet yang sempat berniat gantung raket pada 2004 itu menyatakan dirinya beruntung ditangani langsung Tong Sin Fu,yang menurut pria yang dijuluki“Super Dan”ini telah memoles teknik dan menuntun hidupnya。

Lin Dan,yang memenangkan medali emas di Olimpiade 2008 dan 2012,akan bertanding di babak semifinal Olimpiade Riomelawan Lee Chong Wei dari Malaysia,Jumat,19 Agustus,pukul 18:30 WIB。 -Rappler.com