文章
  • 文章
永利集团

Peraih medali di Olimpiade Rio terbebas dari pajak bonus

发布时间2016年8月20日上午9:52
已更新2016年8月20日上午9:52

Pebulu tangkis Tontowi Ahmad(kanan)dan Liliyana Natsir menyumbangkan emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade Rio 2016 pada 17 Agustus。 Foto oleh Mike Blake / Antara / Reuters

Pebulu tangkis Tontowi Ahmad(kanan)dan Liliyana Natsir menyumbangkan emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade Rio 2016 pada 17 Agustus。 Foto oleh Mike Blake / Antara / Reuters

雅加达,印度尼西亚 - Kementerian Pemuda dan Olahraga memastikan atlet peraih medali pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro,Brasil akan terbebas dari pembayaran pajak bonus karena semuanya ditanggung pemerintah。

“Untuk pajak semuanya ditanggung negara.Jadi masing-masing atlet peraih medali akan menerima bonus utuh tanpa dipotong pajak,”kata Deputi Peningkatan Prestasi Kemenpora,Gatot S Dewa Broto,di Kantor Kemenpora,Jakarta,pada Jumat,19 Agustus。

Berdasarkan hasil keputusan sebelumnya,peraih medali emas masing-masing akan mendapatkan bonus Rp 5 miliar sedangkan peraih perak masing-masing mendapatkan bonus Rp 2 miliar。

(BACA: )

Bebas pajak bonus ini bukan hanya untuk atlet saja,tapi juga para pelatih。 Untuk pelatih,bonus yang akan diberikan tidak lebih dari Rp 1 miliar。

“Perlu dicatat。奖金diberikan per kepala.Sistemnya sama seperti peraih medali pada亚洲运动会maupun SEA Games,”kata pria yang juga Kepala Komunikasi Publik Kemenpora itu。

Gatot menjelaskan,dengan tidak adanya pajak bagi penerima bonus maka dana yang dikeluarkan oleh pemerintah lebih banyak karena harus membayar 25 persen dari jumlah bonus yang diterima oleh masing-masing peraih medali。

Khusus untuk peraih medali pada Olimpiade 2016,pemerintah dalam hal ini Kemenpora menyiapkan dana kurang lebih Rp 21 miliar。 Dana untuk bonus ini semuanya berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara(APBN)。

(BACA: )

Namun,Gatot juga tidak melarang jika ada pihak swasta yang akan memberikan bonus kepada peraih medali。 Pihaknya akan memberikan kebebasan pada swasta untuk memberikan apresiasi pada atlet Indonesia yang berprestasi terutama di Olimpiade 2016。

Atlet peraih medali Olimpiade 2016 memang dipastikan banjir bonus。 Selain dari pemerintah,juga akan mendapatkan bonus dari masing-masing pengurus cabang olahraga dalam hal ini Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia(PBSI)dan Persatuan Angkat Beban Seluruh Indonesia(PABBSI)。

Kontingen Indonesia menyumbangkan总计3 medali di Olimpiade Rio tahun ini,yang terdiri dari satu medali emas dari cabang olahraga bulu tangkis melalui atlet ganda campuran Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir dan 2 medali perak dari cabang angket besi melalui atlet putra Eko Yuli Irawan dan atlet putri Sri Wahyuni Agustiani。

Khusus untuk Tontowi / Liliyana yang mampu menyumbang medali emas,selain mendapatkan bonus dari pemerintah dan PBSI,keduanya dipastikan juga mendapatkan bonus dari klubnya。

Sedangkan untuk Eko dan Sri,PABBSI memberikan奖金masing-masing satu rumah。 -Antara / Rappler.com